PENGUASAAN IDIOM BAHASA INDONESIA DALAM KALIMAT SISWA KELAS II SLTP NEGERI I CAMPALAGIAN

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Penggunaan idiom dalam kalimat bahasa Indonesia perlu menjadi fokus perhatian, karena kenyataan menunjukkan bahwa para pengguna bahasa banyak yang tidak memperhatikan pemakaian bahasa Indonesia dengan baik. Mereka tidak memiliki rasa tanggung jawab terhadap kemantapan pemakaian bahasa Indonesia baku. Mereka sering menambah atau mengurangi penggunaan kata atau kalimat dengan sekehendak hatinya atau mengubah penggunaan idiom atau ungkapan sehingga menimbulkan pengertian dan pemaknaan yang keliru. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika sering ditemukan kesalahan penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam bahasa tulis maupun bahasa lisan.

Bahasa merupakan sesuatu yang sangat penting dalam proses berpikir dan dalam kegiatan manusia, sebagaimana dikatakan oleh Alwasilah (1993: 2) bahwa bahasa adalah kegiatan berpikir manusia dan kegiatan ini sangat bermacam-macam, sering tidak logis, kadang tidak terduga atau sering kali kacau karena kekuatan emosi, takut, hasrat, keinginan, harapan, dan sebagainya.

Berdasarkan pernyataan Alwasilah tersebut, dapatlah disimpulkan bahwa bahasa memiliki peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Bahasa dapat mengelola alam pikiran manusia sehingga diwujudkan dalam kegiatan, seperti mengekspresikan kekuatan emosi yang dimilikinya. Jadi, bahasa selain mengandung aspek dan bentuk, juga mengandung isi.

Hal ini sejalan dengan pendapat yang dikemukakan oleh Keraf (1988:25) bahwa bentuk atau ekspresi adalah segi yang dapat diserap oleh panca indera, yaitu dengan mendengar atau melihat, sedangkan segi isi atau makna adalah segi yang menimbulkan reaksi dalam pikiran pendengar atau pembaca karena rangsangan aspek isi atau makna.

Karena bentuk merupakan ekspresi makna, maka bentuk itu sendiri dapat merangsang penafsiran yang lebih dari satu makna terutama penggunaan idiom dalam kalimat. Idiom atau ungkapan sering digunakan oleh pemakai bahasa, balk lisan maupun tertulis. Tujuan penggunaan idiom atau ungkapan itu agar pendengar atau pembaca merasa lebih tertarik terhadap apa yang didengar atau dibacanya.

Idiom pada dasarnya seringkali digunakan oleh penutur bahasa dalam berkomunikasi dengan masyarakat luas. Penggunaan idiom ini sengaja dilakukan terutama untuk menyatakan sesuatu secara tidak langsung kepada lawan bicara, hanya dengan menyatakan di luar konteks kata yang lebih mudah dicerna dan dimengerti oleh pendengar tanpa adanya kesalahan persepsi antara penutur dan petutur. Misalnya, kata pencuri lebih halus kedengarannya bila menggunakan kata panjang tangan.

Salah satu bagian idiom yaitu ungkapan tetap. Ungkapan tetap merupakan pasangan kata yang teradat, yang pemakaiannya tidak boleh dipisahkan dengan kata yang mengikutinya. Seperti kata sesuai dengan, dalam penulisan kata ini seringkali didapati hanya menggunakan kata sesuai tanpa diikuti oleh kata dengan. Pada hal seharusnya kata ini sesuai selalu bersama dalam setiap penulisannya agar makna yang ditimbulkannya betul-­betul dimengerti oleh pembaca atau pendengar.

Kenyataan dalam kehidupan sehari-hari menunjukkan bahwa masih sangat banyak orang yang belum memahami penggunaan idiom. Sesuai dengan penelitian yang pernah dilakukan oleh Habriani (1998: 45) menyimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas II SLTP Negeri 1 Polewali menggunakan idiom dalam karangan bahasa Indonesia belum memadai. Hal serupa juga disimpulkan oleh Anwar (1997: 39) bahwa kemampuan siswa kelas I SLTP Negeri Wonomulyo menentukan idiom dalam karangan siswa belum memadai. Dengan pertimbangan tersebut penulis mengangkat satu judul penelitian skripsi, yaitu Penguasaan Idiom Bahasa Indonesia dalam Kalimat oleh Siswa Kelas II SL TP Negeri I Campalagian.

B.   Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian dalam latar belakang di atas, dapat dirumuskan masalah penelitian ini, yaitu: Bagaimanakah penguasaan idiom bahasa Indonesia dalam kalimat oleh siswa kelas II SLTP Negeri I Campalagian.

C.   Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penguasaan idiom bahasa Indonesia dalam kalimat oleh siswa kelas II SLTP Negeri I Campalagian.

D.   Manfaat Hasil Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut :

  1. Memberikan informasi yang akurat tentang penguasaan siswa kelas II SLTP Negeri I Campalagian menggunakan idiom bahasa Indonesia dalam kalimat, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan acuan dalam proses belajar mengajar bahasa Indonesia.
  2. Memberikan bahan masukan bagi guru bidang studi bahasa Indonesia di mengatasi kesulitan siswa dalam penggunaan idiom bahasa Indonesia dalam kalimat.
  3. Memberikan bahan perbandingan bagi mahasiswa atau peneliti lain yang ingin meneliti masalah yang relevan dengan penelitian ini.
Iklan

Comments are disabled.

%d blogger menyukai ini: