Hamid Awaluddin Lepas 2 Buku tentang Kalla

Mengenang selesainya masa tugas mantan Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden RI, Dubes RI untuk Rusia Hamid Awaluddin menulis buku. Hamid menulis dua buku langsung untuk mantan bosnya tersebut. Judul bukunya, Solusi JK : Logis, Spontan, Tegas serta Jenaka dan Perdamaian Ala JK. Peluncuran dan bedah buku tersebut akan dilaksanakan di Wisma Kalla, Jl Dr Ratulangi, Makassar, Jumat (7/8/2010). Acara bedah buku akan dihadiri langsung Kalla dan penulis buku Hamid Awaluddin. Sejumlah pengulas dari kalangan akademisi akan hadir di antaranya Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Prof Dr Qasim Mathar dan Taslim Arifin.

Dua buku ini banyak bercerita mengenai pengalaman Kalla dalam berbagai medan pengabdian. Buku pertama banyak bercerita bagaimana Kalla menyelesaikan masalah-masalah dan menjawab pertanyaan yang timbul dalam banyak aspek kehidupan yang dijalaninya, baik sebagai menteri, wapres, pimpinan partai politik (parpol), pengurus masjid, maupun setelah menjadi calon presiden (capres).

Sedangkan buku kedua, Solusi JK adalah sebuah buku kisah yang bertutur tentang ucapan dan cara serta kiat Kalla dalam bertindak untuk menyelesaikan masalah bangsa.

Lantaran ini kisah tentang seorang yang memegang jabatan publik sebagai wapres, maka persoalan yang dihadapinya pun majemuk. Dan karena itu pulalah kiat dan cara penyelesaiannya amat beragam. Cepat menemukan jalan keluar adalah ciri khas Kalla. Solusi yang ditawarkannya tidak umum karena langsung di pangkalnya. Kalla juga cekatan dan terampil mengambil keputusan dan bergerak karena segalanya ia lakukan tanpa pretensi dan keinginan yang tersembunyi serta hasrat terselubung.

Dalam buku tersebut digambarkan, pria asal Sulsel ini membiarkan segalanya mengalir laksana air, pun ia sangat supel dalam pergaulan dan mudah membaurkan diri.

Kelenturan inilah yang kian meringankan badannya bergerak ke sana kemari meski terkadang hal itu merepotkan pasukan keamanan dan protokol yang mengiringinya. Esensi buku yang disusun kisah demi kisah ini disusun dari berbagai episode peristiwa untuk waktu yang berlainan.

Sedangkan penulis, Hamid Awaluddin, saat ini bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Rusia. Pria kelahiran Parepare 5 Oktober 1960 ini, sebelumnya, adalah mantan anggota KPU dan Menteri Hukum dan HAM Kabinet Indonesia Bersatu jilid Satu sebelum akhirnya direshuffle. Kalla dan Hamid dikenal sangat dekat dan menjadi pionir dalam perundingan damai antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan RI di Helsinki.(adin syekhuddin)

Iklan

Comments are disabled.

%d blogger menyukai ini: