Surat Protes Damien atas Aksi Pembakaran Al-Quran

Damien Dematra memperlihatkan novel terbarunya yang berjudul Kau Bakar Aku Bakar

Setelah sukses meluncurkan dua novelnya, Damien Dematra kembali meluncurkan novel terbaru yang berjudul “Aku Bakar Kau Bakar”. Novel ini berisi cerita tentang kitab suci Al-Quran yang akan dibakar pada perayaan runtuhnya dua gedung kembar, World Trade Centre (WTC), 11 September.
Pada hari tersebut, pastor asal Amerika Serikat (AS), Terry Jones berniat memperingati peristiwa hancurnya WTC, di Amerika. Sayangnya, hari tersebut bertepatan dengan hari raya umat Islam, yakni perayaan Idul Fitri.
Terkait dengan rencana tersebut, Damien Dematra menuliskan sebuah surat kepada Pastor Terry Jones yang isinya.
Dr Terry Jones.
Saya merasa sangat kasihan kepada Anda. Anda harus belajar dari Mahatma Gandhi, Mother Theresa, dan Gus Dur.

Karena itu, datanglah ke Indonesia atau setidaknya bacalah buku tentang tokoh-tokoh tersebut di atas agar Anda bisa mengerti arti sesungguhnya dari Iman dan ketuhanan.

Jangan belajar dari Hitler yang membasmi “keyakinan” orang lain karena menganggap dirinya yang paling benar.

Atau bagaimana kalau Anda ijinkan untuk 1 hari saja, tepatnya di tanggal 11 September 2010, kami meminjam tubuh Anda, menjadi orang Indonesia dan berprofesi sebagai Ulama, Dr Terry Jones menjadi Sang Kiai atau Gus Terry, untuk satu hari saja.

Anggaplah Damien Dematra tiba-tiba punya ide gila, mengumpulkan 1.500 orang di tempatnya di Florida dan berkumpul untuk membakar Kitab Suci Anda. Bagaimanakah rasanya?Senang?Sedih?Sakit?Marah? Bahagia?atau Bagaimana???.

Saya sangat mengharapkan Anda menerima tawaran ini, karena hal itu akan menguji siapa Anda sebenarnya. Dalam Kelompok Gandhi atau Hitler?Berhati merpati atau bernurani serigala?

Salam hangat dari Indonesia, Negeri Pluralisme, yang percaya pada nilai “Berbeda tapi Satu” atau dalam bahasa nenek moyang kami Bhineka Tunggal Ika.

Besar Harapan kami Dr Terry Jones yang terhormat mau mengabulkan permintaan kami ini.

Jakarta, 11 Agustus 2010.

Hormat Kami,
Damien Dematra
Gerakan Peduli Pluralisme.

Iklan

Comments are disabled.

%d blogger menyukai ini: