Tag Archives: keperawatan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. S DENGAN TRAUMA TUMPUL ABDOMEN DI RUANG PERAWATAN BAJI ADA II RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR 23 – 25 AGUSTUS 2004

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A. Latar Belakang

Trauma tumpul pada abdominal terjadi karena kecelakaan motor jatuh, atau pukulan. Pasien dengan trauma tumpul adalah suatu tantangan karena adanya potensial cedera tersembunyi yang kemungkinan sulit dideteksi.

Dewasa ini trauma melanda dunia bagaikan wabah karena dalam kehidupan modern penggunaan kendaraan automotif dan senjata api semakin luas.

Berdasarkan kasus yang penulis temukan di Rumah Sakit Umum Labuang Baji pada tahun 2003 sebanyak 17 orang laki-laki dan 15 orang perempuan sedangkan pada bulan Januari – Juli tahun 2004 sejumlah 64 orang laki-laki dan 17 orang perempuan dan 2 orang laki-laki meninggal dunia. Menunjukkan dari tahun ke tahun angka penderita semakin meningkat.

Berdasarkan keadaan tersebut di atas penulis tertarik untuk melaksanakan asuhan keperawatan langsung pada klien dengan trauma tumpul abdomen di Ruang Perawatan Baji Ada II RSUD Labuang Baji Makassar. Penulis berkeinginan untuk mengimplementasikan secara langsung teori yang sudah didapat selama pendidikan, terutama penerapan asuhan keperawatan pada klien.

B.     Tujuan Penulisan

  1. 1. Tujuan Umum

Memperoleh gambaran nyata tentang pelaksanaan asuhan keperawatan yang berkaitan dengan Trauma Tumpul Abdomen secara langsung dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.

  1. 2. Tujuan Khusus

Memperoleh pengalaman nyata dalam hal :

  1. Proses pengkajian terhadap semua keluhan dan kebutuhan klien sehingga dapat dianalisa dan dibuatkan diagnosa keperawatan yang terjadi pada   Tn. S dengan Trauma Tumpul Abdomen di Ruang Perawatan Baji Ada II RSUD Labuang Baji Makassar.
    1. Menetapkan perencanaan asuhan keperawatan sesuai dengan diagnosa keperawatan pada Tn. S dengan Trauma Tumpul Abdomen di Ruang Perawatan Baji Ada II RSUD Labuang Baji Makassar.
    2. Mengimplementasikan rencana keperawatan pada Tn. S dengan Trauma Tumpul Abdomen di Ruang Perawatan Baji Ada II RSUD Labuang Baji Makassar.
    3. Mengadakan evaluasi asuhan keperawatan pada Tn. S dengan Trauma Tumpul Abdomen di Ruang Perawatan Baji Ada II RSUD Labuang Baji Makassar.
    4. Mengetahui masalah-masalah  yang muncul pada klien dengan Trauma Tumpul Abdomen serta perawatan dalam menanggulangi masalah yang dialami.
    5. Mengetahui sejauh mana kesenjangan yang terjadi antara teori dan fakta yang ditemukan saat melakukan survey langsung pada Tn. S dengan Trauma Tumpul Adomen.
    6. Melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan pada Tn. S dengan Trauma Tumpul Abdomen.

C.    Manfaat Penulisan

Beberapa manfaat penulisan karya tulis adalah sebagai berikut :

  1. Untuk mengaplikasikan teori-teori yang penulis peroleh selama menuntut ilmu di Asuhan Keperawatan Anging Mammiri Makassar.
  2. Memperoleh perbandingan antara teori dan praktek keperawatan.
  3. Sebagai acuan dalam melakukan perawatan kepada klien dengan Trauma Tumpul Abdomen dan menambah pengetahuan penulis.
  4. Memotivasi perawat dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.
  5. Sebagai data atau bahan bagi mereka yang ingin melakukan penelitian lebih lanjut.

D.    Metode Penulisan

Untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan dalam penulisan karya tulis ini, maka penulis menggunakan metode sebagai berikut :

  1. 1. Studi Kepustakaan

Mempelajari literatur-literatur yang berkaitan dengan isi bahan karya tulis yang dapat dijadikan acuan dalam melaksanakan asuhan keperawatan sebagai kerangka teoretis yang dapat mengarahkan pemikiran yang realistik.

  1. 2. Studi Kasus

Pendekatan yang digunakan dalam studi kasus adalah proses keperawatan yang komprehensif yang meliputi pengkajian data, analisa data, perumusan masalah, penetapan rencana keperawatan, implementasi serta evaluasi dalam asuhan keperawatan.

Adapun teknik yang penulis gunakan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut :

  1. Wawancara

Melakukan tanya jawab langsung dengan klien, keluarga, tim medis dan profesi lainnya yang berkaitan dengan kasus Trauma Tumpul Abdomen.

  1. Observasi

Melakukan pengamatan langsung pada klien tentang gejala-gejala yang menunjukkan masalah atau kemajuan klien dan melakukan pemeriksaan fisik (head to toe) melalui proses inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi.

  1. Studi Dokumentasi

Melihat catatan pada status klien berupa laboratorium, radiologi dan pemeriksaan lainnya yang berkaitan dengan masalah klien serta interpretasi dan tindakan yang diberikan.

E.     Sistematika Penulisan

Bab I         : Pendahuluan, pada bab ini membahas tentang latar belakang, tujuan penulisan, manfaat penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.

Bab II       : Tinjauan Pustaka, meliputi konsep dasar medis dan konsep keperawatan.

Bab III      : Tinjauan Kasus, merupakan laporan kasus dari klien meliputi : pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi.

Bab IV      : Pembahasan, dalam kasus ini diuraikan kesenjangan antara landasan teori dan fakta yang ada sesuai dengan penerapan asuhan keperawatan.

Bab V       : Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran-saran.

Iklan

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN Ny, D POST PARTUM ATERM PBK HARI I DENGAN RUPTUR PERINEUM TK. II DI RUANG PERAWATAN BAJI GAU II RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR 23 – 25 AGUSTUS 2004

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Mortalitas dan mordibitas pada wanita hamil, bersalin dan nifas adalah masalah besar di negara berkembang. WHO memperkirakan pada tahun 1996 lebih dari 585.000 ibu pertahunnya meninggal saat hamil atau bersalin. Tahun 1995 di Beijing dan 1997 di Colombo mengadakan konferensi internasional menurunkan angka kematian ibu, tahun 2000 menjadi separuh sejak 1900. dari 450 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 1986 menjadi 225 pada tahun 2000.

Di Indonesia tingginya AKI 390 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI, 1994) tertinggi di ASEAN menempatkan upaya penurunan AKI sebagai program prioritas. Pada tahun 1990-1991 diterapkannya rekomendasi dalam bentuk strategi operasional untuk mempercepat penurunan AKI serta mengadakan lokakarya kesehatan reproduksi yang menunjukkan komitmen untuk melaksanakan upaya kesehatan dan meluncurkan gerakan sayang ibu. Tingginya angka kematian maternal dan bayi tergantung perawatan kesehatan ibu hamil, pertolongan persalinan yang baik dan perawatan masa nifas.

Berdasarkan data pasien nifas di RSUD Labuang Baji Makassar bagian perawatan Baji Gau II jumlah penderita dengan kasus obstetric pada bulan Januari-Desember 2003 dengan pola persalinan normal sebanyak 561 (71,49%) dan yang mengalami ruptur sebanyak 163 (22,51%) dan pada bulan Januari-Agustus 2004 partus normal tercatat 444 (71,73%) dan ruptur 175 (28,27%).

Dari data tersebut di atas maka penulis mengambil judul Asuhan Keperawatan pada Ny. D dengan Post Partum Aterm PBK Hari I di Ruang Perawatan Baji Gau II Rumah Sakit Labuang Baji Makassar pada tanggal 23 – 25 Agustus 2004.

  1. Ruang Lingkup

Adapun yang menjadi ruang lingkup bahasan penulis adalah pelaksanaan studi kasus yaitu “Asuhan Keperawatan pada Klien Ny. D dengan Post Partum Aterm PBK Hari I di Ruang Perawatan Baji Gau II di RSUD Labuang Baji Makassar mulai tanggal 23 – 25 Agustus 2004.

  1. Tujuan Penulisan
    1. Tujuan Umum

Untuk mendapatkan gambaran yang nyata dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada klien post partum hari I dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan.

  1. Tujuan Khusus
    1. Dapat melaksanakan pengkajian tentang perubahan fisiologis, psikologis, sosial dan spiritual post partum aterm PBK hari I.
    2. Dapat melakukan perencanaan asuhan keperawatan pada klien post partum aterm PBK hari I dengan diagnosa keperawatan yang telah diambil berdasarkan prioritas masalah.
    3. Dapat melakukan pelaksanaan asuhan keperawatan pada klien post partum aterm PBK hari I yang sesuai dengan perencanaan tindakan keperawatan.
    4. Dapat melakukan evaluasi dan mengukur keberhasilan dari tindakan penyelamatan yang telah dilaksanakan apakah tindakan tersebut dapat mengurangi, memecahkan masalah atau tidak.
    5. Dapat melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan kepada klien post partum aterm PBK hari I sesuai dengan tindakan yang dilakukan.
  2. Metode Penulisan

Adapun metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah :

  1. Studi Kepustakaan

Yaitu membaca dan mempelajari literatur yang menerangkan dan berhubungan dengan post partum dan perawatannya baik berupa buku-buku dan bahan informasi lainnya.

  1. Studi kasus yaitu mengkaji, merencanakan, melaksanakan asuhan keperawatan pada klien secara langsung di ruang perawatan Baji Gau II dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan secara komprehensif yang meliputi pengkajian data, analisis dan penetapan diagnosa keperawatan yang dilakukan. Untuk menghimpun data dalam pengkajian dapat digunakan teknik observasi, studi dokumentasi.
  2. Manfaat Penulisan
    1. Sebagai salah satu persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan diploma III Akademi Keperawatan Anging Mammiri.
    2. Sebagai bahan masukan bagi tenaga keperawatan khususnya pada Bagian Nifas RSUD labuang Baji Makassar dan bagi penulis sendiri.
  3. Sistematika Penulisan

Penulisan karya tulis ini dibagi dalam lima bab dengan susunan sebagai berikut :

Bab I      :  Pendahuluan

Dalam bab ini diuraikan tentang latar belakang, ruang lingkup, tujuan penulisan, manfaat penulisan, metode dan sistematika penulisan.

Bab II     :  Tinjauan Teoritis

Pada bab ini akan diuraikan tentang konsep-konsep atas teori yang mendasari penulisan karya tulis ini, yaitu sebagai berikut :

  1. Konsep dasar medis meliputi : pengertian, periode masa nifas, adaptasi fisiologi masa nifas, adaptasi psikologis masa nifas, perawatan masa nifas, pengawasan masa nifas.
  2. Konsep asuhan keperawatan meliputi : pengkajian, diagnosa keperawatan, interfensi dan evaluasi

Bab III   :  Tinjauan Kasus

Pada bab ini akan diuraikan hasil studi kasus pada post partum meliputi : pengkajian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Bab IV   :  Pembahasan

Membahas tentang kesenjangan antara teori dan praktek keperawatan yang dilaksanakan terhadap kasus yang telah ditentukan.

Bab V     :  Penutup

Bab ini merupakan akhir dari penulisan berisi kesimpulan dan saran


ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN NY. “H” DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN “EFUSI PLEURA”

BAB I

PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Efusi pleura merupakan penyakit saluran pernafasan. Penyakit ini bukan merupakan suatu disease entity tapi merupakan suatu gejala penyakit yang serius yang dapat mengancam jiwa penderita (WHO).

Secara geografis penyakit ini terdapat diseluruh dunia, bahkan menjadi problema utama di negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Hal ini disebabkan karena faktor lingkungan di Indonesia penyakit efusi pleura dapat ditemukan sepanjang tahun dan jarang dijumpai secara sporadis tetapi lebih sering bersifat epindemik di suatu daerah.

Pengetahuan yang dalam tentang efusi pleura dan segalanya merupakan pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan yang tetap. Disamping pemberian obat, penerapan proses keperawatan yang tepat memegang peranan yang sangat penting dalam proses penyembuhan dan pencegahan, guna mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat efusi pleura.

Berdasarkan data dari medical record di RS. Perjan Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dari tanggal 11 – 13 Juli 2004 jumlah klien yang dirawat inap sebanyak 264 orang. Dan pada saat pengkajian tanggal 11 Juli 2004 didapatkan penderita efusi pleura di perawatan interna sebanyak 5 orang.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas maka penulis tertarik memilih judul “ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN NY. “H” DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAPASAN “EFUSI PLEURA”. Diruang perawatan interna wanita RS. Perjan Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Dalam menangani kasus ini, selain penatalaksanaan pengobatan oleh tim medik. Pengetahuan dan pengenalan yang lebih jauh tentang penyakit efusi pleura. Tidak kalah pentingnya yang dapat menjadi pedoman dalam memberikan asuhan keperawatan dalam rangka mengurangi angka kejadian dari penyakit efusi pleura.

B.   Tujuan Penulisan

  1. Tujuan Umum

Mampu melaksanakan asuhan keperawatan pada Ny. “H” dengan gangguan sistem pernafasan efusi pleura.

2.   Tujuan Khusus

  1. Memperoleh pengalaman nyata dalam pengkajian, analisa data, dan merumuskan diagnosa keperawatan yang terjadi pada Ny. “H” dengan gangguan sistem pernafasan efusi pleura.
  2. Memperoleh pengalaman nyata dalam merumuskan rencana asuhan keperawatan pada Ny. “H” dengan gangguan sistem pernafasan efusi pleura.
  3. Memperoleh pengalaman nyata dalam pelaksanaan asuhan keperawatan klien dengan efusi pleura.
  4. Memperoleh pengalaman nyata dalam melakukan evaluasi klien dengan efusi pleura.
  5. Memperoleh pengalaman nyata dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan klien dengan efusi pleura.

C.   Kegunaan Penulisan

Manfaat yang diperoleh dari penulisan karya tulis ini meliputi :

  1. Kegunaan ilmiah

Sebagai bahan bacaan wawasan dan pengetahuan serta sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan program diploma III keperawatan.

  1. Kegunaan praktek

Manfaat bagi institusi, tempat penerapan asuhan keperawatan, perawat dan penulis yang bersangkutan.

D.   Metode Penulisan

Adapun metode yang digunakan untuk menghimpun data atau sebagai masukan yang dijadikan sebagai bahan penulis :

  1. Studi kepustakaan

Dalam metode penulis menggunakan beberapa bacaan, berupa buku-buku diklat dan bahan kuliah yang ada hubungannya dengan masalah yang dibahas sebagai landasan penyusunan karya tulis.

  1. Studi kasus

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan proses keperawatan komprehensif yang meliputi pengkajian data, analisis dan penetapan diagnosa keperawatan.

Penyusunan perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi asuhan keperawatan yang dilakukan untuk menghimpun data dalam pengkajian penulisan menggunakan tehnik antara lain :

  1. Observasi yaitu pengalaman langsung dengan mengikuti perkembangan selama pelaksanaan asuhan keperawatan.
  2. Interview (wawancara) yaitu mengadakan tanya jawab langsung dengan klien, keluarga, perawat dan berbagai pihak lain yang dapat memberikan data dan informasi yang dibutuhkan.
  3. Studi dokumentasi yaitu dengan mendapat informasi atau data melalui dokumen-dokumen atau catatan yang ada kaitannya dengan kasus tersebut misalnya status dan catatan lain di ruang medical record.
  4. Pemeriksaan fisik yaitu pemeriksaan untuk mendapatkan data yang obyektif sesuai dengan kebutuhan pengkajian kasus.
  5. Diskusi dengan tenaga kesehatan yang terkait.

E.   Sistematika Penulisan

Untuk memperoleh gambaran singkat tentang isi karya tulis ini, maka penulis menguraikan menjadi lima bab sebagai berikut :

Bab I               :    PENDAHULUAN

Dalam bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang, tujuan penulisan, kegunaan penulisan, metode penulisan dan sistematika penulisan.

Bab II             :    Tinjauan teori

Dalam bab ini membahas tentang  pengertian, etiologi, insiologi, Patofisiologi, Manifestasi Klinik, pemeriksaan diagnostik dan proses keperawatan.

Bab III            :    TINJAUAN KASUS

Dalam bab ini merupakan laporan hasil studi kasus yang berisi  pengkajian, penentuan diagnosa, perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi yang disajikan dalam bentuk narasi dan matrik.

Bab IV            :    PEMBAHASAN

Pada bab ini akan membahas tentang kesenjangan teori dan fakta yang ada dibahas secara sistematis mulai dari pengkajian,  pelaksanaan dan evaluasi.

Bab V             :  PENUTUP

Pada bab ini berisi kesimpulan dari hasil pelaksanaan studi    kasus yang dilaksanakan dan juga berisi saran-saran yang    merupakan alternatif rujukan.

DAFTAR PUSTAKA